Akar bunga matahari kering secukupnya ditumbuk hingga halus, lalu disebud dengan air panas dan airnya diminum. Lakukan 2 -3 kali sehari, setiap kali 6 gr.

 

Catatan:

Sumsum dari batang dan dasar bunga matahari berisi hemicelluloses yang menghambat sarcoma 180 dan Ehrlich ascetic carcinoma pada tikus. Ekstrak dari sumsum dapat menghancurkan nitrosamine dan dapat digunakan untuk pencegahan dan pengobatan tumor saluran cerna (tractus digestivus)

Setiap pengobatan dilakukan secara teratur, untuk penyakit berat tetap konsultasi ke dokter.

Wanita hamil dilarang minum rebusan bunga matahari.

 

Referensi:

Prof Hembing, Ensiklopedia Milenium Tumbuhan Berkhasiat Obat Indonesia, Cet 1, 2000, (Jakarta: Prestasi Insan Indonesia), h. 37