Bunga matahari (tanpa biji) secukupnya, dipotong hingga halus lalu dijemur sampai kering atau disangrai hingga hangus kemudian digiling hingga menjadi bubuk. Ambil 10-15 gr bubuk tersebut, tambahkan 5 gr jahe, gula dan madu masing-masing secukupnya, direbus dengan air hingga mendidih, aduk hingga rata lalu diminum. Lakukan 3 kali sehari. Pertama kali minum harus keluar keringat (tidur pakai selimut).

 

Catatan:

Sumsum dari batang dan dasar bunga matahari berisi hemicelluloses yang menghambat sarcoma 180 dan Ehrlich ascetic carcinoma pada tikus. Ekstrak dari sumsum dapat menghancurkan nitrosamine dan dapat digunakan untuk pencegahan dan pengobatan tumor saluran cerna (tractus digestivus)

Setiap pengobatan dilakukan secara teratur, untuk penyakit berat tetap konsultasi ke dokter.

Wanita hamil dilarang minum rebusan bunga matahari.

 

Referensi:

Prof Hembing, Ensiklopedia Milenium Tumbuhan Berkhasiat Obat Indonesia, Cet 1, 2000, (Jakarta: Prestasi Insan Indonesia), h. 36