Daun bakung dihangatkan di atas api kecil hingga layu lalu ditempelkan pada bagian tubuh yang sakit.

Daun bakung segar atau kering dgiling hingga hancur, tambahkan arak putih dan tepung terigu yang telah digongseng secukupnya lalu ditempelkan pada bgian tubuh yang sakit.

Umbi bakung secukupnya digiling halus, tambahkan arak putih secukupnya lalu ditempelkan pada bagian tubuh yang sakit.

 

Catatan:

Tumbuhan bakung beracun, terutama umbinya. Gunakan secara hati-hati.

Tanda-tanda keracunan yaitu sakit perut, diikuti dengan diare yang hebat, denyut nadi cepat, pernapasan tidak teratur, dan panas tinggi.

Pengobatannya: lambung cepat dipompa agar isinya keluar (dibuat muntah) kemudian minum teh kental atau boleh juga 40 cc cuka beras putih dan 30 cc jus jahe segar ditambah air secukupnya, dikumur-kumur dan jangan ditelan.

Setiap pengobatan dilakukan teratur. Untuk penyakit berat tetap konsultasikan ke dokter.

 

Referensi:

Prof Hembing, Ensiklopedia Milenium Tumbuhan Berkhasiat Obat Indonesia, Cet 1, 2000, (Jakarta: Prestasi Insan Indonesia), h. 23